Kamis, 23 Agustus 2012

sebatas Isyarat



aku selesai !
dan aku menyadari sesuatu seiring berjalannya waktu


*******

pesan ini akan tiba padamu. entah dengan cara apa.
bahasa yang ku tau kini hanyalah perasaan
aku memandangimu tanpa perlu menatap
aku mendengarmu tanpa perlu alat
aku menemuimu tanpa perlu hadir
aku mencintaimu tanpa perlu apa-apa 

ku pandangi dirimu yang berdiri gugup disana
engkau berbeda dari biasanya
itu... seperti bukan dirimu
ya, aku tau. ini hal pertama bagimu

entah kebodohan apa lagi yang telah kuperbuat.
lima belas menit itu. yah !
tapi akhirnya akupun harus pergi kembali
Suara itu . .
   Senyum itu . .
      Raut itu . .
         Keceriaan itu . .
dia datang tepat !
Tabir hijau itu menyeruakkan satu kalimat
  "Aku semangat hari ini"
Tegas, Keras, dan Lantang
deg, degup jantungku makin berpacu
di bawah ribuan bintang malam ini
aku menyadari satu hal lagi
hanya sebatas isyarat yang mampu ku berikan selama ini
ISARAT ... sebuah kata yang sangat indah bagiku
"rasakanlah isyarat yang sanggup kau rasa tanpa perlu kau sentuh
rasakanlah isyarat yang mampu kau tangkap tanpa perlu ku ucap"

di atas sini aku hanya menjadi latar tak jelas  yang tak perlu di ajak bicara
dan tempat ini pun kembali menjadi tempat ku mengamatimu di tengah keramaian ini

dan ia pun kembali menjadi sebentuk punggung yang hanya sanggup ku hayati,
punggung yang bertuliskan neztovero di kanan atas,
yang hanya sanggup ku isyarati halus melalui udara, langit, sinar bulan, atau kilauan bintang.
Kini aku mengetahui apa yang tidak sanggup aku miliki




24.00 WIB
Belor, 15 Juli 2012
Haflah akhirusanah


*(tambahan referensi dari rectoverso-dee)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar